Nasional

Sembilan Brigjen Pol Bergeser di Bareskrim, Mutasi Kapolri Sentuh 424 Pati dan Pamen

×

Sembilan Brigjen Pol Bergeser di Bareskrim, Mutasi Kapolri Sentuh 424 Pati dan Pamen

Sebarkan artikel ini

Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026 menetapkan mutasi, rotasi, dan promosi terhadap 424 perwira. Sembilan Brigjen Pol mendapat penugasan baru di lingkungan Bareskrim Polri.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin jajaran Polri dalam pelaksanaan tugas dan penataan organisasi kepolisian. (seputaranindonesia.com/ist)
  1. Brigjen Pol Eko Hadi Santoso
    Jabatan lama: Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Penyidik Tindak Pidana Utama TK Bareskrim Polri
  2. Brigjen Pol Candra Sukma Kumara
    Jabatan lama: Pati Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Analis Kebijakan Utama Bidang Pideksus Bareskrim Polri
  3. Brigjen Pol Agus Rohmat
    Jabatan lama: Pati Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun
  4. Brigjen Pol Abdul Hasyim
    Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri
  5. Brigjen Pol Agung Prabowo
    Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri
  6. Brigjen Pol Faried Zulkarnain
    Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri
  7. Brigjen Pol Budi Sartono
    Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri
  8. Brigjen Pol Guritno Wibowo
    Jabatan lama: Pamen Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri
  9. Brigjen Pol Ahmad Musthofa Kamal
    Jabatan lama: Pemeriksa Labfor Kepolisian Madya TK I Bareskrim Polri
    Jabatan baru: Analis Kebijakan Utama Bidang Labfor Bareskrim Polri

Polri: Penempatan Disesuaikan Kebutuhan Organisasi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa perubahan jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus mekanisme pembinaan karier personel.

Ia menyebut keputusan penempatan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kebutuhan institusi hingga kompetensi dan pengalaman masing-masing personel.

“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” kata Isir di Jakarta, dikutip Rabu (9/9/2026).

Dengan terbitnya tiga Surat Telegram tersebut, para perwira yang tercantum di dalamnya selanjutnya menjalankan tugas berdasarkan posisi baru yang telah ditetapkan.

Penataan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri melakukan penyegaran pada sejumlah jabatan dan menyesuaikan komposisi personel dengan kebutuhan organisasi serta tantangan pelaksanaan tugas kepolisian.