Opini

Pentingnya Kontrak Terapeutik dalam Praktik Kesehatan

×

Pentingnya Kontrak Terapeutik dalam Praktik Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Aldrich Rio Pardosi, Mahasiswi Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara. (Seputaranindonesia/ist)

Oleh : Aldrich Rio Pardosi
Mahasiswa Ilmu Hukum
Universitas Sumatera Utara

Pendahuluan

Dalam dunia kedokteran, tidak jarang kita temukanpermasalahan yang terjadi antara pasien dengan pihak tenagamedis akibat kerugian yang dialami oleh salah satu pihak dalammenjalankan segala bentuk proses yang terjadi di rumah sakit. Dimana hal ini dapat disebakan oleh berbagai hal baik darikelalaian dokter ataupun dari kesalahan pasien, sehinggadiperlukannya suatu perlindungan hukum untuk dapatmengurangi serta menghindari terjadinya hal seperti ini lagi. Maka dari itu, untuk mengatasi segala bentuk macamperselisihan di rumah sakit antara pasien dengan pihak tenagamedis, di dalam Hukum Kesehatan telah diterbitkan suatuperjanjian dalam bentuk kontrak yang dinamakan KontrakTerapeutik. Kontrak Terapeutik merupakan perjanjian antaraprofesional kesehatan, seperti dokter atau psikolog, denganpasien yang bertujuan untuk menetapkan ekspektasi dan tanggung jawab kedua belah pihak dalam proses perawatan. Dimana Kontrak ini berfungsi sebagai landasan untukmembangun hubungan terapeutik yang efektif, di mana pasienmerasa aman dan dipahami, dan profesional kesehatan dapatmemberikan layanan yang sesuai.

Dan terdapat beberapa tujuan dari Kontrak Terapeutik ini sendiriyang pertama yakni untuk menetapkan harapan dimana kontrakterapeutik membantu untuk menjelaskan apa yang dapatdiharapkan oleh pasien dari terapi, termasuk jenis perawatan, durasi, dan tujuan yang ingin dicapai. Ini penting agar pasientidak merasa bingung atau kecewa selama proses. Lalu yang kedua adalah untuk meningkatkan komitmen, karena denganadanya kontrak, pasien diharapkan dapat lebih berkomitmenterhadap proses perawatan. Menyadari bahwa mereka telahmembuat kesepakatan dapat memotivasi mereka untuk lebihaktif berpartisipasi. Lalu yang ketiga ialah untuk MengurangiRisiko Konflik, dimana Kontrak terapeutik juga membantumengurangi kemungkinan terjadinya konflik antara pasien dan profesional kesehatan. Dengan adanya kesepakatan yang jelas, kedua belah pihak memiliki referensi untuk menyelesaikanmasalah yang mungkin muncul. Dan yang keempat yaknisebagai Perlindungan Hukum, meskipun tidak selalu bersifathukum, kontrak terapeutik dapat memberikan perlindungan bagikedua pihak jika terjadi perselisihan. Dengan dokumen yang jelas, baik pasien maupun profesional kesehatan memilikireferensi untuk hak dan kewajiban masing-masing. Dan terdapatbeberapa Elemen Utama dalam Kontrak Terapeutik, yakni :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *