MEDAN, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan mulai mematangkan integrasi layanan publik berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui sejumlah kanal digital yang dirancang agar lebih mudah digunakan masyarakat.
Rencana tersebut mencakup tiga saluran utama, yakni Super Apps, Website Medan Hub, dan WhatsApp AI. Ketiganya dipersiapkan untuk menyediakan fungsi informasi, pengaduan, dan layanan pemerintahan dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.
Persiapan integrasi dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan melalui serangkaian koordinasi teknis dengan sejumlah perangkat daerah. Pembahasan diarahkan pada kesiapan sistem, kebutuhan integrasi serta pengembangan layanan yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat.
Koordinasi teknis sebelumnya berlangsung pada Rabu (16/9/2026) dengan melibatkan tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Pembahasan kemudian dilanjutkan pada Senin (21/9/2026) di Kantor Diskominfo Kota Medan. Pertemuan kali ini melibatkan tim teknis dari Dinas Ketenagakerjaan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan.
Rapat tersebut dipimpin Kepala Diskominfo Kota Medan Arrahmaan Pane yang diwakili Sekretaris Dinas Budi Hariono. Turut mendampingi Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Ahmad Khaidir bersama jajaran.
Integrasi layanan berbasis AI tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Arah kebijakan tersebut menekankan agar akses layanan pemerintah dapat hadir melalui platform yang telah akrab digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, termasuk WhatsApp.
Dengan konsep tersebut, masyarakat nantinya diarahkan memperoleh akses terhadap layanan pemerintahan melalui kanal digital yang lebih terintegrasi, tanpa harus bergantung pada pola layanan yang terpisah-pisah antarperangkat daerah.
Pengembangan sistem juga ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem Medan Satu Data. Konsep ini diarahkan untuk menghubungkan data dari berbagai perangkat daerah dalam sistem digital yang terpadu.
Integrasi data tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih berbasis data sekaligus membantu perangkat daerah menyediakan layanan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, Pemko Medan kini mematangkan aspek teknis sebelum pengembangan sistem layanan digital tersebut diterapkan lebih lanjut. Integrasi Super Apps, Website Medan Hub dan WhatsApp AI menjadi bagian dari langkah transformasi layanan publik berbasis teknologi di Kota Medan.













