Politik

Paritrana Award Sumut 2025 Dibuka, Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pemprov Dukung BPJS Ketenagakerjaan

×

Paritrana Award Sumut 2025 Dibuka, Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pemprov Dukung BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsog didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Yuliani Siregar, Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut Aprilla Haslantini Siregar, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumut I Nyoman Suarjaya, serta Wakil Kakanwil BPJS Sumut Arvino, menghadiri dan membuka Paritrana Award Provinsi Sumut Tahun 2025 di Grand City Hall Medan, Jalan Balai Kota No 1, Medan, Selasa (16/09/2025). (seputaranindonesia.com/Foto: Istimewa).

Harapan Paritrana Award 2025

Kepala Kantor Wilayah Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan, I Nyoman Suarjaya, menjelaskan bahwa Paritrana Award diberikan kepada pemerintah daerah (Pemda) yang aktif mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penghargaan ini menjadi pemicu agar Pemda dan stakeholder lain ikut memberikan dukungan. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan jaminan sosial bagi pekerja kita baik formal maupun informal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan Paritrana Award tahun ini diisi dengan pelatihan dan wawancara online nominasi peserta. “Kami berharap nominator yang terpilih nantinya benar-benar berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional, baik dari segi ide maupun inovasi dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Nyoman.

Hadirkan Pakar dan Pemangku Kepentingan

Acara pembukaan Paritrana Award Sumut 2025 turut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar, Kepala Biro Hukum Aprilla Haslantini, jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut, serta tim penilai yang terdiri dari kalangan akademisi dan pakar, di antaranya Prof Haposan Sialagan, Dr Agusmidah, dan Dr Wahyu Ario Pratomo.

Dengan adanya Paritrana Award, Pemprov Sumut bersama BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat memperkuat komitmen perlindungan bagi para pekerja, sekaligus mencegah timbulnya kerentanan sosial ekonomi akibat risiko kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *