Dalam kuliah umumnya, Rico juga menekankan pentingnya memprediksi tren ekonomi yang akan datang. “Apa yang saya sampaikan tadi bertujuan membuka cakrawala mereka agar bisa memprediksi kondisi ekonomi di satu hingga lima tahun ke depan. Prediksi ini bisa menjadi acuan bagi pelaku UMKM untuk beradaptasi,” ujarnya.
Ia mencontohkan, “Agar produk UMKM bisa menjadi barang yang hits dan laku keras, karena mengikuti pasar yang terus berkembang.”
Rico melihat adanya peluang besar dari perkembangan teknologi digital yang semakin memudahkan pemasaran produk UMKM. Namun, ia juga mengakui tantangan yang dihadapi oleh pedagang tradisional dalam beradaptasi dengan teknologi ini. “Banyak keluhan dari pedagang tradisional yang belum bisa optimal memanfaatkan digital. Oleh karena itu, kita perlu memberikan edukasi agar mereka siap terjun ke dunia digital. Ini adalah perubahan yang tidak bisa kita hindari, dan kita harus siap menyesuaikan diri,” tegasnya.
Ia menyebut mahasiswa Mikroskil sebagai generasi dengan pemikiran revolusioner, yang kini tengah mempersiapkan berbagai solusi inovatif bagi masyarakat. “Mahasiswa Mikroskil ini memiliki pemikiran revolusioner. Mereka belajar dan meneliti untuk menghasilkan solusi baru, karena solusi digital ini bukan hanya bicara soal ekonomi,” tambahnya.













