Pendidikan

Kontingen Pramuka Medan Bertolak ke Jamnas XII, Rico Waas Titip Pesan Jaga Sikap dan Nama Daerah

×

Kontingen Pramuka Medan Bertolak ke Jamnas XII, Rico Waas Titip Pesan Jaga Sikap dan Nama Daerah

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 39 anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan dijadwalkan mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur pada 13–20 Agustus 2026 dengan membawa misi memperkuat karakter, jejaring, dan pengalaman.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta, Senin (10/8/2026). (seputaranindonesia.com/ist)

Medan, seputaranindonesia.com – Sebanyak 39 anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan bersiap membawa nama daerah ke tingkat nasional. Mereka akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, 13–20 Agustus 2026.

Sebelum berangkat, para peserta dilepas langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam kegiatan yang dirangkai dengan Pengukuhan Pramuka Garuda di Taman Cadika Medan, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Senin (10/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rico tidak hanya memberikan motivasi agar peserta mampu menunjukkan prestasi. Ia juga mengingatkan bahwa Jamnas merupakan kesempatan untuk memperkaya pengalaman, membentuk kemandirian, serta bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

“Keberangkatan ini anggaplah keberangkatan yang nantinya akan membawa pengalaman-pengalaman yang banyak,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico, pengalaman selama berada di Cibubur seharusnya tidak berhenti sebagai kenangan kegiatan. Para peserta diharapkan mampu mengambil berbagai pelajaran yang kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak para peserta kembali memahami nilai dasar yang menjadi alasan mereka bergabung dengan Gerakan Pramuka. Bagi Rico, kegiatan kepramukaan bukan semata-mata mengenai keterampilan, tetapi juga proses membangun karakter dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain.

“Yang terpenting adalah bagaimana menguatkan diri kita sebagai pribadi yang baik, mau membantu, bersosial, berkawan, solid, bekerja sama, baru bisa membantu banyak orang nantinya,” ujar Rico Waas.

Rico memahami bahwa mengikuti Jamnas berarti para peserta harus menjalani kegiatan jauh dari keluarga. Kondisi tersebut dinilainya sebagai kesempatan untuk belajar lebih mandiri sekaligus melatih kedisiplinan.

Karena itu, ia meminta kontingen Medan menjaga perilaku selama berada di Jakarta. Setiap anggota kontingen dinilai membawa identitas Kota Medan sehingga sikap mereka akan menjadi bagian dari gambaran daerah yang diwakili.

“Jadilah simbol dari perwakilan Kota Medan yang membanggakan. Jaga diri, jaga sikap, jaga soliditas, buat kebanggaan untuk Kota Medan,” ucapnya.

Selain menjaga nama baik daerah, peserta juga didorong membangun pertemanan seluas mungkin. Pertemuan dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah Indonesia dinilai dapat menjadi modal untuk memperluas wawasan dan jejaring.

“Yang terpenting sekali lagi, jaga nama baik Kota Medan. Buat sikap-sikap yang baik. Teliti, teratur, disiplin, siap diajak bekerja sama, itulah Pramuka Kota Medan,” pesan Rico Waas.

Ia kemudian meminta seluruh pengalaman yang diperoleh selama Jamnas dibawa kembali ke Medan dan diterapkan secara nyata.

“Begitu pulang, pengalamannya tolong disimpan baik dan juga diimplementasikan untuk diri sendiri dan juga untuk orang lain,” ujarnya.

Rico juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepada anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti Jamnas dapat menjadi salah satu tahapan dalam proses membentuk anak-anak menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Pada kegiatan yang sama, Rico turut memberikan perhatian kepada anggota Pramuka Garuda yang dikukuhkan. Ia berharap mereka mampu menjadi contoh bagi anggota lainnya serta terus mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan kepemimpinan.

“Saya akan mendoakan. Saya juga akan terus mendukung Adik-adik sekalian agar nantinya Adik-adik tidak hanya berprestasi di Pramuka, tapi berprestasi juga di Kota Medan dalam cabang-cabang lainnya,” katanya.

Ia menilai pembinaan melalui Gerakan Pramuka mempunyai peran penting dalam mempersiapkan generasi muda. Nilai kedisiplinan, kerja sama, kepedulian, dan kemandirian yang diperoleh selama mengikuti kegiatan kepramukaan diharapkan menjadi bekal bagi peserta di masa mendatang.

“Karena Pramuka akan membentuk Adik-adik sekalian menjadi orang-orang yang hebat di masa mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Muda Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan Zulfakhri Ahmadi melaporkan komposisi kontingen yang akan diberangkatkan. Total terdapat 39 orang, terdiri dari 32 peserta penggalang putra dan putri, empat pembina pendamping, satu staf kontingen, serta dua pimpinan kontingen.

Rombongan dijadwalkan bertolak menuju Jakarta melalui jalur laut menggunakan kapal dengan rute Belawan–Tanjung Priok pada Selasa (11/8/2026). Setelah tiba di Jakarta, kontingen Medan akan mengikuti rangkaian Jambore Nasional XII yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.