Berobat Gratis Hanya dengan KTP
Faisal mengungkapkan, mulai September 2025 masyarakat Sumut sudah dapat menikmati layanan berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP. Warga tidak perlu lagi repot menyiapkan fotokopi KTP atau dokumen tambahan lainnya.
“Masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan wajib dilayani terlebih dahulu. Administrasi menjadi tanggung jawab petugas faskes, bukan masyarakat. Jadi layanan harus prima,” tegas Faisal.
Untuk mendukung layanan ini, Dinas Kesehatan Sumut bersama BPJS Kesehatan telah membuat maklumat bersama dengan 172 rumah sakit, 619 puskesmas, dan 510 klinik di Sumut.
Dukungan Pendidikan Dokter Spesialis
Selain fokus pada layanan kesehatan, Pemprov Sumut juga memberikan beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kepada tujuh putra/putri asal Kepulauan Nias. Nantinya, para penerima beasiswa tersebut akan kembali mengabdi sebagai dokter spesialis di daerah asalnya.
Anggaran Ratusan Miliar Rupiah
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Timur Tumanggor, menambahkan bahwa sepanjang tahun 2025 Pemprov telah mengalokasikan sekitar Rp297 miliar untuk mendukung program UHC. Anggaran itu bahkan meningkat pada tahun 2026, dengan alokasi mencapai Rp438 miliar.
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Sumut Dikky Anugerah, Direktur RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Sumut Harvina Zuhra.













