“Baznas telah menunjukkan perannya dengan sangat baik, membantu menghimpun dan mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.
Untuk meningkatkan jangkauan layanan, Wali Kota mendorong agar keberadaan Baznas dapat diperluas hingga ke tingkat kecamatan. Hal ini dinilai penting agar proses distribusi bantuan bisa lebih cepat dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengingatkan agar program sosial seperti ini tidak hanya berlangsung saat Ramadan, tetapi terus berjalan secara berkelanjutan sepanjang tahun.
Di hadapan warga, Wali Kota juga menginstruksikan camat dan lurah agar lebih tanggap terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Ia meminta jajaran kewilayahan aktif turun ke lapangan dan tidak menunggu laporan masyarakat.
“Saya harapkan camat dan lurah benar-benar fokus memperhatikan masyarakatnya. Jemput bola jika ada yang sakit. Perhatikan kebersihan, fasilitas kota, taman, hingga lampu penerangan. Saya ingin pelayanan terbaik diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Muhammad Nursyam mengungkapkan bahwa total dana zakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp353.808.206. Dana tersebut berasal dari ASN Pemko Medan, termasuk dari pimpinan daerah.













