Belanja Modal Fokus pada Infrastruktur Dasar
Dalam paparannya, Wali Kota menjelaskan bahwa belanja modal dalam RAPBD 2026 mencapai 20,08 persen. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, drainase, sarana pendidikan dan kesehatan, serta berbagai fasilitas pelayanan umum lainnya. Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi tulang punggung peningkatan kualitas hidup warga dan daya saing kota.
Peningkatan Layanan Kesehatan dan Transformasi Digital
Pada sektor kesehatan, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan akan terus memperkuat layanan di rumah sakit dan puskesmas, termasuk peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan, serta pelaksanaan program promotif dan preventif seperti skrining kesehatan dan program pengelolaan penyakit kronis (prolanis).
“Target kami, seluruh puskesmas di Kota Medan akan berstatus BLUD pada 2026. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat akan lebih luas, fleksibel, dan cepat,” katanya.
Selain itu, Pemko Medan juga berkomitmen memperkuat sistem layanan digital untuk sektor kependudukan dan perizinan, sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien, transparan, dan bebas pungutan liar.













