Warga Keluhkan Masalah Banjir, Sampah, dan Pendidikan
Dalam sesi dialog, warga mengutarakan berbagai permasalahan yang sudah lama dirasakan. Salah seorang warga mengeluhkan banjir yang tak kunjung selesai meskipun pergantian Wali Kota Medan sudah terjadi beberapa kali.
“Pak Wong, kami mohon masalah banjir di kawasan Medan Tembung ini segera dituntaskan. Perabotan kami sering terendam air setiap hujan turun,” keluhnya.
Masalah lainnya adalah tumpukan sampah di lahan kosong yang bukan TPS (Tempat Pembuangan Sementara), kondisi jalan rusak di bawah terowongan tol Tirtosari, hingga lampu penerangan jalan yang padam. Warga juga meminta perhatian khusus untuk kebutuhan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
Tanggapan Pihak Terkait
Bayu Baskoro, perwakilan SDABMBK Medan, menjelaskan bahwa persoalan banjir di Medan Tembung sedang dalam proses perencanaan dan membutuhkan koordinasi lintas wilayah.
“Permasalahan banjir ini melibatkan kawasan perbatasan, sehingga diperlukan koordinasi dengan Kabupaten Deli Serdang,” kata Bayu.
Sekretaris Camat Medan Tembung, Fernanda, menambahkan bahwa pengelolaan sampah menjadi fokus utama pemerintah setempat. Ia menyoroti perilaku warga yang sering membuang sampah sembarangan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala lingkungan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ungkap Fernanda.













