Benny menjelaskan bahwa visi Wali Kota Medan terpilih adalah “Mewujudkan Medan Bertuah yang Inklusif, Maju, dan Berkelanjutan Melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data.” Visi ini didukung oleh misi untuk membangun Medan yang Berbudaya, Energik, Ramah, Tertib, Unggul, Aman, dan Humanis.
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, terdapat sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, antara lain:
Revitalisasi pasar tradisional,
Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota,
Pencegahan dan penanggulangan stunting,
Digitalisasi pendidikan berbasis smart class dan metaverse,
Pembangunan pusat kreativitas anak muda,
Pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi,
Kampanye edukasi pengelolaan sampah dan daur ulang,
Pengembangan pariwisata berbasis ekowisata dan budaya,
Penyediaan air bersih dan sanitasi layak di daerah kumuh,
Pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur drainase kota.
Instruksi Presiden tentang Efisiensi Anggaran
Sebagai bentuk implementasi kebijakan tersebut, perangkat daerah diminta melakukan efisiensi dalam beberapa aspek, termasuk:
Pengurangan anggaran untuk belanja seremonial, studi banding, dan perjalanan dinas hingga 50%,













