MEDAN, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat ekonomi daerah. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Inisiatif ini mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) I Sumatera Bank BTN, Andhika, beserta jajaran di Balai Kota Medan, Jumat (6/3/2026). Audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi lintas sektor yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Rico Waas memandang BTN telah mengalami perubahan besar sebagai bank milik negara yang kini lebih progresif dan terbuka terhadap pengembangan sektor riil. Ia menilai pendekatan baru yang dilakukan BTN dapat menjadi peluang bagi daerah dalam memperluas akses ekonomi masyarakat.
“Bank BTN sudah bertransformasi dengan sangat baik. Sekarang tampil lebih dinamis, tidak lagi kaku, dan mampu membangun pasar baru melalui berbagai program, termasuk dukungan terhadap sektor UMKM,” ungkap Rico Waas.
Ia menekankan bahwa kolaborasi yang akan dibangun tidak hanya berfokus pada layanan perbankan semata, melainkan juga diarahkan pada program pemberdayaan yang menyentuh langsung pelaku usaha. Penguatan kapasitas UMKM, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi lokal.
Sejumlah bentuk kerja sama yang tengah dijajaki mencakup pelatihan berkelanjutan bagi pelaku UMKM, pendampingan usaha, hingga penyediaan stimulus ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara bertahap dan berkesinambungan.
Tidak hanya itu, Pemko Medan juga membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, seperti event olahraga maupun kegiatan publik lainnya.
“Kota Medan siap mendukung jika diselenggarakan kegiatan seperti marathon atau event besar lainnya. Jika ada rencana seperti BTN Run atau event lain, mari kita bicarakan bersama. Pemko Medan siap mendukung,” tuturnya.
Di sisi lain, Andhika menjelaskan bahwa kunjungannya ke Pemko Medan merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkenalkan dirinya sebagai pimpinan wilayah BTN di Sumatera. Ia melihat adanya peluang sinergi yang dapat dikembangkan bersama pemerintah daerah.
“Kami datang sebagai bagian dari silaturahmi dan pengenalan. Kami juga ingin menggagas kerja sama yang bisa disinergikan dengan Pemko Medan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga ke depan kolaborasi antara BTN dan Pemko Medan mampu menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat luas bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.
Sebagai informasi, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, mengingat sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.













