“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini. Digitalisasi parkir tentu menjadi langkah yang baik untuk meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus meminimalisir kebocoran pendapatan daerah,” kata Rico Waas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transformasi digital menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan sistem keuangan daerah yang lebih akuntabel serta pelayanan publik yang lebih modern.
Di sisi lain, Sandhy Sofyan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan implementasi awal melalui program percontohan di Kota Medan. Uji coba tersebut direncanakan berlangsung setelah Idulfitri, dengan target Medan sebagai daerah pertama di Sumatera Utara yang menerapkan sistem ini secara bertahap.
Ia juga menambahkan bahwa Bank Sumut saat ini sedang memperkuat perannya sebagai bank transaksional melalui program satu juta merchant. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas penggunaan pembayaran digital di masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada sistem, Bank Sumut juga menyediakan dukungan pembiayaan bagi para juru parkir. Langkah ini bertujuan membantu mereka beradaptasi dengan sistem digital sekaligus menunjang operasional di lapangan.













