Dikatakan Bobby Nasution, keberagaman yang ada saat ini harus dinikmati bersama dengan cara hidup rukun dan damai. “Kebahagiaan yang dirasakan saudara-saudara kita saat ini, harus bisa kita rasakan bersama. Apapun etnis dan agamanya, kita semua hidup rukun dan damai,” ungkapnya.
Baca Juga
Bobby Nasution : Semua Agama Punya Kontribusi Bagi Kota Medan
Apalagi, kata Bobby Nasution, salah satu tokoh yang sangat penting dalam sejarah Kota Medan yakni Tjong A Fie, sejak lama telah mengajarkan untuk berbagi tidak hanya sesama warga Tionghoa, tapi juga seluruh masyarakat tanpa memandang etnis dan agamanya. Termasuk, imbuhnya, nilai-nilai kebersamaan.
Mengenakan pakaian etnis Tionghoa yang dihiasi dengan naga, Bobby Nasutiion selanjutnya memaparkan, Pemko Medan telah membangun Tugu Kebersamaan di depan perumahan J City, Kecamatan Medan Johor sebagai bentuk harmonisasi kebersamaan antar suku dan agama di Kota Medan.
Dikatakan Bobby Nasution, setiap hari besar keagamaan tiba, maka tugu itu nantinya akan dihiasi dengan ornamen yang sesuai dengan hari besar keagamaan tersebut. Kebetulan, jelasnya, saat pembangunan tugu selesai masuk Hari Imlek sehingga ornamen yang ditampilkan naga karena tahun ini masuk Tahun Naga.













