Rudiawan menyebut, keselamatan, keamanan dan kenyaman pengguna jalan merupakan hal utama yang harus dipikirkan dalam pembangunan intersection Jalan Sudirman.
“Jalan licin beberapa waktu lalu membuat masyarakat menjadi korban kecelakaan. Itu harus menjadi acuan. Pastikan jalan tersebut memang kesat dan bisa tergigit ban kendaraan yang melintas,” pesannya mengakhiri.
Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution beberapa waktu lalu menyebut bahwa pengerjaan intersection Jalan Sudirman dilakukan untuk membuat area perlambatan sekaligus menjaga estetika kota.
“Pembangunannya menggunakan APBD Kota Medan sebesar Rp1,7 miliar. Jadi nanti disana memang untuk area perlambatan. Saat ini pembangunan sudah hampir selesai dan masih dalam tahap percobaan internal,” ungkapnya.













