Agus Arifin juga mengingatkan para hadirin bahwa masa kampanye akan berakhir pada 23 November, sepuluh hari sebelum pemungutan suara pada 27 November 2024. “Bapak, Ibu hadirin sekalian, hari ini 13 November adalah pelaksanaan debat publik yang ketiga. Dan menjelang berakhirnya masa kampanye pada tanggal 23 November 2024, yaitu 14 hari menjelang hari pemungutan suara,” jelas Agus Arifin.
Debat publik ketiga ini menghadirkan sembilan panelis yang terdiri dari akademisi dan dosen dari berbagai universitas di Sumatera Utara. Panelis-panelis tersebut antara lain adalah Dr. Zulkarnain Nasution, MA; Frien Jones Iven H. Tambun; Dr. Walid Musthafa Sembiring, MSi; Dr. Faisal Marawa; Dr. Affila, SH, M.Hum; Drs. Halomoan Lubis, M.Pd; Dr. Sarintan E. Damanik, M.Si; Dr. Aminudin Marpaung; dan Dr. Muhammad Nuh Siregar, MA. Dengan kehadiran para pakar ini, perdebatan diharapkan semakin mendalam dan informatif bagi masyarakat.
Agus Arifin menekankan bahwa masyarakat Sumatera Utara terdiri dari berbagai kultur dan etnis, dan keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan bagi persatuan dalam kebhinekaan. “Masyarakat Sumatera Utara merupakan masyarakat multi-kultur, multietnis, dan kita terbiasa hidup dalam perbedaan. Perbedaan itu justru menguatkan kita dan mempersatukan kita dalam bingkai keragaman Bhinneka Tunggal Ika,” tuturnya.













