Amsaruddin pun menceritakan awal mula cucu dan anaknya dirawat di rumah sakit Sembiring. Dijelaskannya saat sedang berkunjung kerumah keluarga di Delitua, cucunya mengalami sakit perut (diare). Karena kondisinya yang lemas akibat bolak balik buang air besar, orang tuanya membawa cucu tersebut ke rumah sakit Sembiring, kemudian karena keadaan emergency, pihak rumah sakit menyarankan untuk di rawat inap.
“Satu hari setelah cucu masuk rumah sakit Sembiring, ayahnya juga dirawat inap dengan gejala yang sama. Keduanya dirawat inap menggunakan program UHC JKMB”, sebutnya.
Ditambahkan Amsaruddin, dirinya juga pernah mau berobat di rumah sakit Sembiring sebelum adanya program UHC JKMB, namun tidak bisa dirujuk dari puskesmas karena faskesnya beda daerah. Tapi saat ini berkat program UHC JKMB sudah bisa kami warga Medan berobat disini termasuk di rumah sakit lainnya di luar kota Medan.
“Terima kasih kami untuk pak Bobby Nasution yang telah mempermudah kami warga Medan berobat di luar rumah sakit kota Medan melalui program UHC JKMB”, Ucapnya sembari berharap program ini akan terus ada Sehingga warga Medan dapat berobat di rumah sakit mana saja.













