FocusPolitik & Pemerintahan

Ketua DPRD Medan Tanam Pohon di Vihara Delapan Raja Langit, Ajak Warga Jaga Lingkungan

1
×

Ketua DPRD Medan Tanam Pohon di Vihara Delapan Raja Langit, Ajak Warga Jaga Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Aksi penghijauan dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan dan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri, dorong kesadaran kolektif menjaga lingkungan

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menanam bibit pohon di halaman Vihara Delapan Raja Langit, Jalan Bunga Raya III, dalam rangka kegiatan penghijauan, Minggu (25/1). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist).

MEDAN, seputaranindonesia.com/ – Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, melakukan penanaman pohon di halaman Vihara Delapan Raja Langit, Jalan Bunga Raya III, pada Minggu (25/1). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan momen internal partai.

Dalam kegiatan tersebut, Wong Chun Sen yang juga menjabat Ketua Permabudhi Sumatera Utara hadir bersama Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Medan Zainuddin, Sekretaris Permabudhi Sumatera Utara Budi Malem, serta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh pengurus vihara, Chikung Tan Gek Hiok.

Di sela kegiatan, Wong Chun Sen menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari rasa syukur atas ulang tahun ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sekaligus memperingati Hari Jadi ke-53 PDI Perjuangan.

“Penanaman bibit pohon tidak hanya menjaga keasrian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata, seperti buah rambutan dan kelengkeng yang akan dihasilkan kelak,” ujar Wong dalam keterangannya.

Ia menegaskan, kegiatan penghijauan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar jika dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bersama.

Selain itu, Wong Chun Sen juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, termasuk menjaga saluran air agar tidak tersumbat yang dapat memicu banjir.

“Marilah kita jaga keasrian dan kebersihan lingkungan, karena hal ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan seperti Medan yang rentan terhadap persoalan banjir dan pencemaran.