Politik & Pemerintahan

Sergai Targetkan Status Kabupaten Layak Anak 2025, Bupati: Ini Tanggung Jawab Moral Kita!

16
×

Sergai Targetkan Status Kabupaten Layak Anak 2025, Bupati: Ini Tanggung Jawab Moral Kita!

Sebarkan artikel ini
Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan sambutan dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (30/4/2025). (Foto: Ist./seputaranindonesia.com).

Sei Rampah, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemenuhan hak anak dan membangun lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang generasi muda. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (30/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Kementerian PPPA, Rr. Endah Sri Rejeki, SE, M.IDEA, Ph.D., Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Sumut, Erni Hafsari Nasution, S.Sos, MAP, serta jajaran Pemkab Sergai, Forum Anak, Ketua TP PKK Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Pj. Sekdakab Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, dan perwakilan OPD lainnya.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya secara tegas menyatakan bahwa anak merupakan amanah dan aset penting bangsa.

“Masa depan daerah, bangsa, dan negara sangat bergantung pada kualitas tumbuh kembang anak-anak kita saat ini,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa Pemkab Sergai telah menjadikan pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, proses menuju predikat Kabupaten Layak Anak bukanlah hal instan, melainkan hasil dari kerja keras dan konsistensi.

“Kami tidak hanya fokus pada hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan gizi, tetapi juga memperhatikan hak anak untuk bermain, berkreasi, berpartisipasi, dan mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Darma Wijaya menyebut bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat holistik dan lintas sektor, termasuk melibatkan masyarakat secara aktif.

“Kami memastikan setiap anak di Sergai memperoleh pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, dan lingkungan hidup yang bersih, sehat, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” imbuhnya.

Pemerintah daerah juga aktif menggandeng Forum Anak agar suara anak-anak bisa didengar dalam pembangunan. Selain itu, upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak anak dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan kampanye berkelanjutan.

Meski tantangan masih besar, Bupati yakin dengan dukungan semua pihak, Sergai bisa mewujudkan impian menjadi Kabupaten Layak Anak sepenuhnya.

“Kami sangat terbuka terhadap setiap masukan dan rekomendasi konstruktif demi perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.

“Karena bagi kami, Kabupaten Layak Anak bukan semata gelar, tapi tanggung jawab moral dan sosial untuk generasi masa depan.”

Di akhir pidatonya, Darma Wijaya menyerukan kolaborasi semua elemen masyarakat untuk menjadikan Sergai rumah yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi anak-anak.

“Di tangan merekalah, masa depan Tanah Bertuah Negeri Beradat akan kita wariskan,” tutupnya.

Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari evaluasi tahunan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), sebagai tolok ukur penting dalam pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada seluruh lapisan usia, khususnya generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *