Politik & Pemerintahan

Wali Kota Medan Akan Lanjutkan Program UHC-JKMB Ditambah Kepastian Pelayanan Kesehatan Yang Semakin Baik

10
×

Wali Kota Medan Akan Lanjutkan Program UHC-JKMB Ditambah Kepastian Pelayanan Kesehatan Yang Semakin Baik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan hadiah pemenang lomba karya tulis jurnalis bertema "Mengubah Musibah Menjadi Berkah dengan UHC-JKMB" yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Anak Medan (KoJAM) di Manna Space, Medan, Sabtu (8/3). (Istimewa)
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan hadiah pemenang lomba karya tulis jurnalis bertema "Mengubah Musibah Menjadi Berkah dengan UHC-JKMB" yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Anak Medan (KoJAM) di Manna Space, Medan, Sabtu (8/3). (Istimewa)

Medan, seputaranindonesia.com- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan akan melanjutkan program Universal Health Coverage (UHC) – Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) ditambah dengan kepastian pelayanan kesehatan yang semakin baik.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri acara sekaligus menyerahkan hadiah pemenang lomba karya tulis jurnalis dengan tema “Mengubah Musibah Menjadi Berkah Dengan UHC-JKMB” yang digelar Komunitas Jurnalis Anak Medan (KoJAM) di Manna Space, jalan Sei Muara, Kec. Medan Baru, Sabtu (8/3).

Didampingi Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Illyan Chandra Simbolon, Kepala Dinas Kesehatan Yuda Pratiwi Setiawan, Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian dan Camat Medan Baru Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan itu, Rico Waas kemudian mengatakan kualitas pelayanan kesehatan yang semakin baik ini sangat diperlukan agar Rumah Sakit yang ada di Kota Medan dapat bersaing dengan Rumah Sakit luar.

Untuk itu Rico Waas menginstruksikan kepada OPD terkait agar melakukan pengawasan terhadap pelayanan kesehatan yang ada baik itu milik Pemko Medan maupun milik swasta.

Selain itu Rico Waas juga mengapresiasi dengan digelarnya lomba karya tulis jurnalis ini, sebab dapat merangsang pemikiran jurnalis dalam mengembangkan literasi sebuah karya.

“Idealisme dari seorang jurnalis penting untuk terus dijaga netralitasnya, agar tidak terjerumus dalam sebuah pemberitaan yang dibentuk orang lain, namun hanya di bentuk oleh wartawan itu sendiri,”pungkasnya.

Sementara itu Ketua KoJAM Joko Irawan menjelaskan lomba karya tulis jurnalis ini berawal dari ide rekanya yang bernama Indra yang pada saat sakit menggunakan program UHC-JKMB.

Dengan hadirnya program UHC-JKMB ini, bilang Joko, membantu masyarakat Kota Medan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan hanya menggunakan KTP, baik itu pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun Rumah Sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *