KabarPolitik & Pemerintahan

Pemko Medan Siap Sambut Rakernas XVIII APEKSI dengan Tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”

2
×

Pemko Medan Siap Sambut Rakernas XVIII APEKSI dengan Tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”

Sebarkan artikel ini

Kota Medan Siapkan Fasilitas dan Program Inovatif, Wali Kota Pastikan Rakernas Jadi Momentum Perkuat Sinergi dan Investasi Daerah

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat memberikan sambutan pada Pra-Rakernas XVIII APEKSI dan peluncuran Indonesia City Expo ke-22 di Santika Dyandra, Medan. Kondisi acara berlangsung resmi dengan seluruh wali kota hadir. Selasa (24/2/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist)

Medan, seputaranindonesia.com – Pemerintah Kota Medan menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang akan berlangsung pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Pernyataan ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pada acara Pra-Rakernas XVIII APEKSI dan peluncuran Indonesia City Expo (ICE) ke-22 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Santika Dyandra, Selasa (24/2/2026).

Rico Waas menegaskan, Pemko Medan terus mematangkan persiapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi 98 wali kota dari seluruh Indonesia. Ia menyebutkan, Medan siap menyambut para kepala daerah dengan suasana hangat serta menyediakan ruang diskusi produktif untuk merumuskan solusi berbagai persoalan perkotaan.

“Rakernas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum perumusan rencana aksi bersama, termasuk isu pendapatan asli daerah, infrastruktur digital seperti jaringan fiber optic, penataan parkir, kebersihan kota, layanan kegawatdaruratan, dan penanganan bencana,” ujar Rico Waas.

Menurut Wali Kota, posisi Medan sebagai kota pesisir sekaligus gerbang Indonesia bagian barat, dengan populasi sekitar 2,5 juta penduduk dari beragam suku, budaya, dan agama, menjadikan kota ini miniatur Indonesia sekaligus tempat strategis untuk bertukar gagasan. Tema Rakernas “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dipandang relevan dengan tantangan yang dihadapi daerah saat ini, mulai dari kebencanaan, ketahanan fiskal, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menambahkan, Pemko Medan berkomitmen menjadikan Rakernas XVIII sebagai momentum untuk mempererat sinergi antarkota sekaligus mendorong investasi dan pembangunan berkelanjutan. “Melalui Rakernas ini kita ingin merangkum seluruh pemikiran menjadi rencana strategis bagi kota-kota di Indonesia ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, Eri Cahyadi mengapresiasi kesiapan Medan sebagai tuan rumah dan menekankan pentingnya Rakernas sebagai forum menyatukan perbedaan antardaerah serta mencari solusi atas persoalan riil pemerintah kota. Ia menekankan, Indonesia City Expo dan Rakernas adalah wadah berbagi inovasi dan keunggulan daerah. “Saya mengajak seluruh wali kota hadir membawa potensi serta tantangan wilayah masing-masing agar dapat dibahas bersama dan menghasilkan solusi konkret,” katanya.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menambahkan, Rakernas merupakan momentum strategis untuk memperkuat solidaritas dan ketangguhan kota di tengah tantangan bencana, tekanan fiskal, dan dinamika global. Ia menjelaskan, pertemuan di Medan akan difokuskan pada penguatan kolaborasi antarkota melalui business matching, forum investasi, serta pengembangan potensi pendapatan daerah.