Ekonomi & Bisnis

Kunjungan Bersejarah Dubes Jepang ke Sumut, Bahas Pertukaran Pelajar dan Aquabike di Danau Toba

15
×

Kunjungan Bersejarah Dubes Jepang ke Sumut, Bahas Pertukaran Pelajar dan Aquabike di Danau Toba

Sebarkan artikel ini
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni saat menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (13/11/2024). (seputaranindonesia.com/Foto: ist).

MEDAN, seputaranindonesia.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan perdagangan. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Rabu (13/11/2024) ini membahas berbagai agenda strategis, termasuk rencana pertukaran pelajar dan dukungan Jepang terhadap perkembangan sektor ekonomi Sumut.

Dalam pertemuan tersebut, Fatoni memaparkan profil Provinsi Sumatera Utara, dari segi demografi hingga potensi ekonomi yang dimilikinya. “Provinsi Sumatera Utara adalah salah satu provinsi terbesar keempat di Indonesia dengan luas wilayah yang cukup besar. Sumut memiliki sedikitnya 8 etnis dengan jumlah penduduk berkisar 15 juta jiwa,” ujar Fatoni, menggarisbawahi keragaman budaya yang menjadi kekuatan Sumut.

Di sektor perdagangan, sejumlah perusahaan Jepang sudah lama beroperasi di Sumut, mencakup industri elektronik di Tanjungmorawa, industri karet alam, hingga industri panas bumi. Fatoni menambahkan bahwa kerja sama di bidang pendidikan juga sudah berjalan baik, melalui program pertukaran pelajar dan guru antara Sumut dan Jepang.

Pj Gubernur Fatoni juga menyoroti acara internasional yang akan diadakan di Sumut, yaitu Aquabike World Championship 2024 di Danau Toba. “Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan Danau Toba ke kancah internasional,” imbuhnya.

Duta Besar Masaki Yasushi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pj Gubernur Sumut dan jajaran. “Ini merupakan kunjungan kerja pertama saya ke Sumut sejak menjabat sebagai Dubes Jepang untuk Indonesia pada Februari lalu. Terima kasih atas penerimaan yang sangat baik ini,” ungkapnya. Yasushi mengakui bahwa banyak warga Jepang tinggal dan bekerja di Sumut, khususnya di sektor industri, serta mengungkapkan bahwa Jepang telah menjalin kerja sama tenaga kerja dengan Sumut, khususnya untuk bidang medis, pelayanan, dan pertanian.

Masaki Yasushi juga memuji kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Sumut dan berharap kerja sama peningkatan keterampilan bagi pelajar bisa terus diperkuat. “Sudah ada ratusan pelajar Indonesia yang belajar ke Jepang, mempelajari bahasa dan budaya kami. Saya berharap ilmu yang diperoleh ini bisa bermanfaat bagi pembangunan Indonesia,” ujarnya.

Dalam kunjungan perdananya, Yasushi tak lupa mengapresiasi keindahan Danau Toba, yang menurutnya memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata internasional. Ia juga penasaran tentang strategi pemerintah Sumut dalam mempromosikan Danau Toba agar lebih dikenal di dunia. “Danau Toba sangat indah, dan saya ingin mengetahui bagaimana cara mempromosikannya ke wisatawan mancanegara,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Abdul Haris Lubis, Konsul Jenderal Jepang di Medan Takonai Susumu, Sekretaris III Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Hayashida Yuichiro, serta Konsul Muda, Konsulat Jenderal Jepang di Medan Furunobu Koichi yang bertindak sebagai penerjemah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *