Politik & Pemerintahan

Diserbu Sejak Dibuka, Program Mudik Gratis Pemko Medan 2026 Langsung Penuh di Hari Pertama

2
×

Diserbu Sejak Dibuka, Program Mudik Gratis Pemko Medan 2026 Langsung Penuh di Hari Pertama

Sebarkan artikel ini

Antrean Mengular di Taman Ahmad Yani, 4.000 Kursi Habis Cepat; Keberangkatan Dialihkan ke Terminal Amplas

Antrean panjang masyarakat tampak di lokasi pendaftaran Mudik Gratis Pemko Medan di Taman Ahmad Yani, Kota Medan, saat hari pertama pembukaan dengan suasana padat dan teratur, Senin (2/3/2026). (seputaranindonesia.com/Foto: Ist)

Medan, seputaranindonesia.com – Lonjakan kebutuhan masyarakat untuk pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H kembali terlihat di Kota Medan. Program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tahun 2026 langsung dipenuhi pendaftar pada hari pertama pembukaan.

Sejak pagi, kawasan Taman Ahmad Yani dipadati warga yang ingin mendapatkan akses perjalanan gratis ke kampung halaman. Antrean panjang pun terbentuk, mencerminkan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap program tersebut.

Meski pendaftaran baru dimulai pada Senin (2/3/2026), kuota yang tersedia langsung habis dalam hitungan jam. Kondisi ini menunjukkan bahwa program mudik gratis masih menjadi solusi utama bagi warga yang ingin bepergian dengan biaya terjangkau.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan ribuan kursi untuk berbagai tujuan di Sumatera Utara. Namun, jumlah tersebut tidak mampu menampung seluruh peminat yang datang.

“Hari ini pendaftaran program mudik gratis bareng Pemko Medan mulai kita buka. Dari data yang kita peroleh hingga siang, sebanyak 4.000 kuota yang kita sediakan sudah terpenuhi seluruhnya di hari pertama pendaftaran. Padahal sebelumnya kita rencanakan pendaftaran dibuka sampai dengan tiga hari ke depan,” tutur Suriono di sela kegiatan pendaftaran.

Menurutnya, fenomena ini menjadi indikator bahwa kebutuhan transportasi mudik yang aman dan gratis masih sangat tinggi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, Pemko Medan akan melakukan evaluasi, termasuk kemungkinan penambahan kuota pada periode berikutnya.

“Kami memahami harapan besar masyarakat. Ke depan, kami akan berupaya menyesuaikan kemampuan anggaran agar kuota mudik gratis ini bisa ditambah lagi,” tambahnya.

Tidak hanya soal kuota, Pemko Medan juga melakukan penyesuaian dari sisi teknis pelaksanaan. Tahun ini, titik keberangkatan tidak lagi dipusatkan di tengah kota, melainkan dipindahkan ke Terminal Amplas guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Langkah tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

“Kami telah berkoordinasi dengan BPTD untuk memanfaatkan Terminal Amplas sebagai titik kumpul. Rencananya, keberangkatan akan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026,” jelasnya.

Program ini mencakup 12 daerah tujuan di Sumatera Utara, di antaranya Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padang Sidempuan, Panyabungan, serta Natal.

Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan kesiapan sebelum keberangkatan. Hal ini penting agar perjalanan berlangsung lancar dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.

“Mungkin barang-barang yang dibawa jangan terlalu banyak agar tidak merepotkan dalam perjalanan,” imbaunya.

Dengan tingginya partisipasi masyarakat, program mudik gratis ini diharapkan terus menjadi agenda rutin yang mampu membantu warga merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman secara aman, nyaman, dan ekonomis.