Politik & Pemerintahan

Atlet Pencak Silat Medan Gagal Bertanding, Wakil Wali Kota Tegur Pengurus IPSI

7
×

Atlet Pencak Silat Medan Gagal Bertanding, Wakil Wali Kota Tegur Pengurus IPSI

Sebarkan artikel ini

Zakiyuddin Harahap minta persoalan organisasi segera diselesaikan agar masa depan atlet tidak dirugikan

Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap berbincang dengan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Medan saat menerima audiensi di Balai Kota Medan, Kamis (30/10/2025). (seputaranindonesia.com/Foto: Istimewa).

MEDAN, seputaranindonesia.com – Permasalahan internal dalam organisasi olahraga tidak boleh sampai merugikan, apalagi mengorbankan masa depan para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, saat menerima audiensi pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Medan di Balai Kota Medan, Kamis (30 Oktober 2025).

“Saya malu dengan kejadian ini. Yang pada akhirnya mengorbankan atlet pencak silat kita sehingga tidak bisa bertanding,” ujar Zakiyuddin dengan nada prihatin.

Ia menambahkan, persoalan organisasi seharusnya tidak menjadi alasan bagi para atlet untuk kehilangan kesempatan bertanding. Menurutnya, pembinaan atlet harus berjalan sebagaimana mestinya tanpa terpengaruh konflik kepengurusan.

“Jangan sampai atlet-atlet pencak silat kita menjadi korban. Kasihan mereka. Apalagi tahun depan banyak event penting yang seharusnya bisa mereka ikuti,” tegas Zakiyuddin yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Tengku Chairuniza, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Andi Yudhistira.

Sementara itu, Endang Sinaga, selaku Penasehat IPSI Kota Medan, menyampaikan laporan terkait hasil Musyawarah Kota (Muskot) yang telah dilaksanakan untuk memilih ketua IPSI Kota Medan yang baru.

“Kami sudah melaksanakan Muskot, namun hingga saat ini SK pengurus IPSI yang baru belum juga ditandatangani. Hal ini menghambat kinerja organisasi dan berdampak pada kegiatan para atlet. Untuk itu kami mohon arahan dan bimbingan dari Bapak Wakil Wali Kota Medan,” ungkap Endang didampingi sejumlah pengurus IPSI lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Zakiyuddin berharap seluruh pihak yang terlibat dalam organisasi dapat mengedepankan kepentingan atlet dan menjadikan olahraga sebagai sarana pemersatu, bukan sumber konflik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *