Deli Serdang, seputaranindonesia.com – Setelah menyaksikan acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan sepak bola antara Indonesia dan China yang diadakan oleh Pasti Bobby Sumatera Utara di Lapangan Reformasi Pasar 9, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa malam (15/10/2024), sebuah momen penuh haru terjadi.
Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, SH., MH., yang didampingi oleh Sekretaris Pasti Bobby Kota Medan, Aris Harianto, SE., MM, bersama tim advokasinya seperti Rizky Fatimantara Pulungan, SH, dan Azmi Azhar Saragih, SH., tengah berjalan menuju parkiran mobil. Di tengah perjalanan, mereka melihat sosok nenek lanjut usia, Sumarni (78), yang dengan sabar menunggu cucunya berlatih karate di depan Lapangan Reformasi Desa Tembung, Pasar 9, Kabupaten Deli Serdang.
Nenek Sumarni, yang tinggal di Asrama Polisi Bandar Selamat, Kabupaten Deli Serdang, tampak diam menunggu di tengah keramaian warga. Pemandangan ini langsung menyentuh hati Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, yang seketika teringat akan ibundanya.
Tanpa berpikir panjang, Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti spontan merogoh kantongnya dan memberikan bantuan berupa tali asih kepada nenek Sumarni sebagai bentuk empati. “Saat melihat beliau berdiri sendirian, saya teringat ibu saya. Hati saya tergugah, dan saya merasa perlu berbagi, meskipun kecil. Semoga ini bisa sedikit meringankan bebannya,” ucap Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti dengan nada penuh ketulusan.
Dengan air mata yang hampir jatuh, Nenek Sumarni pun mengucapkan rasa syukurnya. “Terima kasih banyak, ya nak. Saya sangat bersyukur atas kebaikanmu. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini,” ungkapnya terbata-bata, sembari menyeka matanya yang berkaca-kaca.
Tindakan spontan dan penuh kasih sayang ini menggambarkan sosok pemimpin yang peduli dan berempati. Dr. Muhammad Sa’i Rangkuti, yang selama ini dikenal fokus pada masalah hukum, juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Tidak hanya terlibat dalam advokasi, ia terus berupaya memberi bantuan moral dan materi kepada mereka yang membutuhkan.
Aksi sederhana ini memberikan inspirasi bagi banyak orang bahwa kebaikan, sekecil apa pun, dapat berdampak besar bagi kehidupan seseorang. Teladan ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin yang memiliki hati nurani mampu meraih simpati dan cinta rakyatnya melalui tindakan nyata yang penuh makna.













